Alasan Satu Ini Membuat Betapa Luar Biasanya Manfaat ASI Bagi Bayi

, , Leave a comment

Manfaat ASI Bagi Bayi

Sebenarnya, tidak perlu teori kesehatan yang bertele-tele untuk bisa meyakinkan kepada siapa saja tentang manfaat ASI bagi bayi. Cukup jawab pertanyaan ini saja. Apa ada makanan atau minuman yang paling bersih, steril, dan higienis dibandingkan dengan ASI?

Bisa saja ibu bilang ada. Mungkin Anda yakin bisa memberikan susu kaleng atau susu formula yang benar-benar higienis. Tidak itu saja, makanan yang ibu berikan untuk si kecil juga ibu buat sendiri agar ibu bisa meyakinkan bahwa semua bahan yang digunakan benar-benar bersih dan proses memasaknya juga benar.

Namun, apa benar 100% higienis? Bagaimana dengan alat masak yang digunakan? Tangan ibu benar-benar bersih? Yakin susu formula yang ibu berikan tidak mengadung kuman karena proses distribusi dari pabrik sampai ke tangan konsumen cukup lama lho?

Nah, sekarang jawab lagi pertanyaan yang pertama. Apa ada makanan atau minuman yang paling steril daripada ASI? Jelas, ASI itu lebih steril. Dan bahkan bisa dikatakan 100% steril. Karena ASI langsung diberikan kepada si kecil. Kecuali jika ASI ibu perah dan simpan di dalam freezer. Ini yang harus hati-hati.

Terlepas dari itu semua, sterilnya ASI inilah yang membuat manfaat ASI untuk bayi sangat banyak. Ini belum termasuk faktor lainnya, seperti kandungan nutrisi dan yang paling penting kandungan antibodi.

Antibodi Yang Berasal Dari ASI

Yaps, jika ada yang tanya apa sih perbedaan antara ASI dengan sufor, maka letak perbedaan yang paling mendasar adalah pada kandungan berupa antibodi. Ini yang tidak akan ibu temukan di dalam sufor.

Memang sufor itu dibuat dengan cara sedemikian rupa sehingga hampir mirip seperti ASI. Ingat ya bu, hampir mirip lho, bukan mirip identik. Letak kesamaannya ada pada kandungan nutrisinya. Dan ini sebenarnya patokan dari lembaga kesehatan di mana produsen susu formula harus membuat susu yang kandungannya seperti yang ada pada ASI. Namun, karena hampir mirip, maka ada bedanya dong. Yaitu sufor tidak memiliki kandungan antibodi.

Apa pentingnya antibodi ini? Jika semua ibu di dunia ini tahu pentingnya antibodi, maka mereka tidak akan begitu saja menyerah dan akhirnya gagal memberikan ASI eksklusif. Karena mereka tahu manfaat ASI bagi bayi tidak hanya sekedar untuk mencerdaskan otak, mengoptimalkan tumbuh kembang bayi, atau untuk membuat berat badan bayi naik. Lebih dari itu, ASI itu makanan sekaligus makanan yang bisa membuat bayi kuat.

Membuat tubuh bayi semakin kuat itu sangat penting. Bayi sangat rentan terhadap penyakit. Jangankan virus atau bakteri, pada saat cuaca sangat dingin atau sangat panas saja bayi bisa sakit. Untuk itulah, ASI harus diberikan karena antibodi di dalam ASI bisa membuat tubuh si kecil lebih kebal terhadap penyakit apapun.

Lebih dari itu, ASI juga dianggap sebagai obat. Silakan ibu konsultasi dengan dokter anak atau dengan bidan. Setiap kali si kecil sakit, pasti mereka akan menyarankan agar memberikan lebih banyak ASI. Hal ini dikarenakan kandungan antibodi di dalam ASI bisa berfungsi sebagai obat. Inilah manfaat ASI untuk bayi yang semua ibu harus ketahui. Masih tetap berniat memberikan sufor?

Seharusnya, pekerjaan tidak lagi menjadi alasan untuk tidak memberikan ASI eksklusif. Sayangnya, hal ini sering dijadikan alasan. Banyak wanita karir yang merasa tidak mampu memberikan ASI lantaran mereka harus kerja dari pagi hingga sore. Padahal, ada solusinya, yaitu memompa ASI dan menyimpan ASI tersebut di dalam freezer.

Lebih dari itu, ada perbedaan lho anak yang dulunya mendapatkan ASI eksklusif dengan yang tidak mendapatkan. Menurut penelitian, anak yang mendapatkan ASI eksklusif saat masih kecil itu tidak mudah sakit. Semoga informasi ini membuat siapa saja semakin berusaha keras agar berhasil memberikan ASI eksklusif.

Apakah Pemberian Sufor Itu Larangan?

Tentu bukan larangan. Jika larangan, tidak ada yang berani untuk memproduksi sufor. Lalu, untuk apa?

Pertama-tama, harus dipahami dulu bahwasannya pemberian ASI eksklusif itu sebuah anjuran. Hanya saja memang anjuran ini sedikit keras. Bahkan, pemerintah juga terus melakukan kampanye pemberian ASI eksklusif. Pasalnya, ini berkaitan dengan generasi penerus. Bangsa yang hebat memiliki generasi yang sehat. Dan dengan memberikan ASI eksklusif, maka calon penerus bangsa tersebut akan mempunyai tubuh yang sehat. Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, salah satu manfaat dari ASI untuk bayi adalah membuat tubuh bayi tidak mudah terserang penyakit hingga dewasa nanti lantaran kandungan antibodi di dalam ASI yang begitu banyak.

Lalu bagaimana dengan sofor? Sufor ini hanya diberikan pada kondisi genting atau mendesak. Seperti contoh, ketika seorang ibu yang begitu lemas atau kondisi kesehatannya sangat buruk sehingga tidak bisa menyusui, maka bayi yang baru saja dilahirkan boleh diberikan sufor. Atau, sang ibu menghidap AIDS, maka bayi yang dilahirkan sangat disarankan untuk tidak disusui, melainkan mengkonsumsi susu formula saja.

Jadi, sekarang sudah paham kan mengapa sufor itu diproduksi. Yang pasti, sufor tidak dilarang. Keberadaan sufor hanya diperlukan dalam kondisi emergency saja.

Selama 6 bulan, ibu pastikan hanya memberikan ASI saja. Setelah usia 6 bulan, berikan MPASI atau makanan pendamping ASI serta minuman seperti jus atau air putih. Susu sebaiknya diberikan setelah usia si kecil sudah mencapai 1 tahun. Setelah mengetahui manfaat ASI bayi bayi, ibu pasti akan sangat kecewa jika gagal memberikan ASI eksklusif.

 

Leave a Reply