Tumbuh Kembang Motorik, Bahasa dan Sosial Anak di Usia 3 Tahun

, , Leave a comment

Pada usia tiga tahun, si kecil mulai belajar mengenali lingkungan sekitarnya. Tumbuh kembang anak pada usia ini diikuti oleh perkembangan kognitif. Selain itu, perkembangan fisik, motorik kasar, motorik halus, bahasa, sosialisasi dan yang lainnya. Pada perkembangan fisik ditandai dengan berat badan rata-rata sekitar 14,6 kilogram dan tinggi sekitar 95 cm. Pada usia ini pun, anaksudah mulai bisa mengontrol usus dan kandung kemih untuk buang air besar dan buang air kecil. Pada usia ini, Ibu juga sudah bisa meendaftarkan ke sekolah seperti play group. Tapi, pastikan anak Ibu tidak merasa dipaksakan untuk mengikuti setiap kegiatannya.

Perkembangan pada motorik kasar anak meliputi :

  • Sudah mulai bisa mengambil langkah atau melompat panjang.
  • Dapat berdiri dengan bertumpu pada satu kaki selama beberapa detik.
  • Sudah mulai menaiki tangga dengan kaki bergantian dan turun dengan kedua kaki melangkah.
  • Sudah bisa mulai berdansa atau berjoged meski keseimbangan belum terlalu sempurna.
  • Sudah bisa menaiki sepeda sendiri.

Sedangkan perkembangan motorik halusnya meliputi :

  • Sudah dapat membangun menara atau menyusun lego hingga 10 kotak atau 10 bangunan.
  • Bisa menyusun jembatan lebih dari tiga kotak.
  • Sudah bisa memasukkan benda-benda kecil ke dalam wadah yang bermulut sempit.
  • Sudah dapat menggambar lingkaran, silangan, dan bisa menyebutkan nama gambar.

Untuk bahasa, anak berusia tiga tahun sudah bisa melakukan hal berikut :

  • Sedikitnya sudah memiliki perbendaharaan kata sebanyak 900 kata.
  • Sudah bisa menggunakan kalimat lengkap tiga hingga empat kata.
  • Mulai berbicara tanpa henti dan tidak perduli entah dia diperhatikan atau tidak.
  • Sudah bisa mengulang kalimat yang terdiri dari enam suku kata.
  • Mulai ingin tahu dengan keadaan sekitar dan aktif bertanya.
  • Bisa menyebutkan nama dan umurnya sendiri.

Sedangkan untuk perkembangan bersosialisasi, anak usia tiga tahun bisa melakukan hal seperti :

  • Berpakaian sendiri termasuk mengancingkan kancing baju.
  • Sudah bisa mencocokkan alas kaki bagian kanan dan kiri.
  • Sudah bisa makan sendiri sepenuhnya.
  • Mulai belajar menyiapkan makanan sendiri seperti sereal atau makanan kecil.
  • Sudah dapat membantu menata meja atau meletakkan mainan pada tempatnya.
  • Sudah bisa membedakan jenis kelamin sendiri dan orang lain.
  • Sudah mengerti cara menyenangkan hati orang tua dan keluarga dan mulai mencari perhatian.
  • Kecemburuan pada adik sudah mulai berkurang.
  • Sudah mulai mengerti jika diberikan alasan untuk ditinggalkan dalam waktu yang singkat.
  • Mulai belajar mandiri.

Pada usia tiga tahun, anak juga mulai lebih suka bermain dan mengeksplor alam sekitar dan bermain di luar ruangan. Ibu tidak perlu khawatir, karena hal ini bagus untuk perkembangannya. Ibu tetap bisa melindungi balita saat mereka bebas bermain tanpa harus melakukan tindakan yang berlebihan dan membuatnya merasa tidak nyaman. Untuk mendukung tumbuh kembang balita, Ibu juga bisa melakukan beberapa tips berikut :

  1. Sering-sering mengajak anak keluar rumah.
  2. Membiasakan anak untuk berbagi.
  3. Memberikan pemahaman pada setiap hal asing yang ditemuinya.
  4. Mengajak anak berjalan-jalan untuk meningkatkan kemampuan bersosialisasi.

Untuk membantu tumbuh kembangnya, Ibu juga mulai bisa memberikan makanan tambahan atau susu formula untuk mengoptimalkan tumbuh kembang balita. Yang perlu ibu perhatikan adalah kandungan protein dan gula dalam susu formulanya. Pastikan bayi Ibu tidak memiliki alergi.

 

Leave a Reply